Kasus Keracunan MBG di Bojonegoro
Jawa Timur
- 15 April 202617 korban
TK (Spesifik tidak disebutkan); SD (Spesifik tidak disebutkan)
SPPG Plesungan 2
Belasan warga di Kabupaten Bojonegoro, termasuk anak SD, TK, guru PAUD, dan ibu hamil mengalami gejala mual, muntah, serta pusing usai mengonsumsi makanan dari SPPG Plesungan 2. Sebanyak 17 orang tercatat sebagai korban, dan operasional dapur SPPG tersebut dihentikan sementara untuk investigasi.
- 28 November 202530 korban
Pondok Pesantren Al-Falah Pacul; MAN 1 Bojonegoro; MAN 2
Sebanyak 30 siswa yang juga santri Pondok Pesantren Al-Falah Pacul mengalami sakit perut dan diare, dengan 18 orang dilarikan ke IGD RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, setelah diduga mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis.
- 2 Oktober 20257 korban
SD Negeri Tumbrasanom
SPPG Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro
Tujuh siswa SD Negeri Tumbrasanom di Kabupaten Bojonegoro mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dilarikan ke Puskesmas Kedungadem serta RSUD Sumberrejo.
- 1 Oktober 2025544 korban
SMAN 1 Kedungadem
Ratusan siswa SMAN 1 Kedungadem di Bojonegoro mengalami dugaan keracunan massal setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan 544 orang dilaporkan terdampak dan 8 di antaranya dirawat intensif.
- 24 September 20257 korban
SDN Semanding, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro
Desa Campurejo, Bojonegoro
Sebanyak 7 siswa SDN di Desa Semanding, Bojonegoro, mengalami gejala pusing, mual, dan lemas diduga keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Empat siswa sempat dirujuk ke IGD RSUD Dr Sosodoro Bojonegoro.