Kasus Keracunan MBG di Garut
Jawa Barat
- 22 Juli 2026117 korban
Pondok Pesantren Al-Mansyur; SD Negeri 1 Sindangsuka; SD Negeri 3 Sindangsuka; SD Negeri 5 Sindangsuka
SPPG dari Desa Sindangsuka, kecamatan Cibatu Kabupaten Garut
Sebanyak 117 orang mengalami dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari SPPG di Desa Sindangsuka, Kabupaten Garut. Para korban terdiri dari santri Pondok Pesantren Al-Mansyur serta siswa-siswi SD Negeri 1, 3, dan 5 Sindangsuka.
- 21 Mei 202657 korban
SD Negeri 2 Hegarsari
Kasus dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menimpa siswa SD Negeri 2 Hegarsari di Kabupaten Garut dengan total 57 orang korban.
- 30 September 2025307 korban
SDN 3 Talagasari; SMPN 1 Kadungora; SMP PGRI Kadungora; SMA Annisa
Kasus dugaan keracunan massal akibat paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bersumber dari susu curah di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, menyebabkan total 307 korban terdampak dari beberapa sekolah seperti SDN 3 Talagasari, SMPN 1 Kadungora, SMP PGRI Kadungora, dan SMA Annisa. Pemerintah Kabupaten Garut telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk menangani peristiwa ini.
- 17 September 2025657 korban
SDN 2 Mandalasari; SMP Siti Aisyah; MA Siti Aisyah; MA Maarif Cilageni; SMA Siti Aisyah
Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Garut melibatkan beberapa sekolah seperti SDN 2 Mandalasari, SMP Siti Aisyah, MA Siti Aisyah, MA Maarif Cilageni, dan SMA Siti Aisyah dengan total 657 korban.