Kasus Keracunan MBG di Karanganyar
Jawa Tengah
- 12 Agustus 20261 korban
SPPG Yayasan Insan Berlian Sejahtera
Kepala SPPG Yayasan Insan Berlian Sejahtera di Kabupaten Karanganyar mengalami mual dan muntah setelah mencicipi menu olahan ayam rempah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang berujung pada penarikan sekitar 3.000 porsi makanan agar tidak dikonsumsi siswa.
- 15 Oktober 2025100 korban
SMP Negeri 1 Karanganyar
Ratusan siswa SMP Negeri 1 Karanganyar mengalami gejala mual, sakit perut, dan diare setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa katsu salad dengan mayones. Kasus ini ditangani langsung oleh Puskesmas Karanganyar dan sampel makanan telah dikirim ke laboratorium.
- 13 Oktober 202517 korban
SMPN 1 Colomadu
Sebanyak 17 siswa SMPN 1 Colomadu, Kabupaten Karanganyar, diduga mengalami keracunan setelah menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana 14 siswa sempat dilarikan ke Puskesmas Colomadu 1 untuk mendapatkan perawatan medis.
- 9 Oktober 2025105 korban
TK Nglebak 1; TK Nglebak 2; SD Negeri 2 Nglebak; SDN 3 Ngeblak
Sentra Pengolahan dan Penyediaan Gizi (SPPG) Tawangmangu
Sebanyak 105 siswa dari lima sekolah di Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, mengalami dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sepuluh siswa sempat menjalani perawatan intensif dan SPPG penyedia makanan ditutup sementara untuk evaluasi.
- 3 Oktober 2025168 korban
SPPG Popongan 2 Karanganyar
Sebanyak 168 siswa di Kabupaten Karanganyar diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Popongan 2. Akibat kejadian ini, operasional SPPG tersebut dihentikan sementara sambil menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan.
- 24 April 20253 korban
SD Wonorejo
Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG)
Kepala sekolah dan dua siswa SD Wonorejo, Kabupaten Karanganyar, mengalami gejala keracunan seperti sakit perut dan diare setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa daging ayam yang diduga basi dan kuah soto yang asam dari penyedia SPPG.