Kasus Keracunan MBG di Kulon Progo

Daerah Istimewa Yogyakarta

5 kasus913 korbanLihat di peta
  • 3 Agustus 2026178 korban

    SMK Negeri 1 Nanggulan

    Kasus dugaan keracunan massal terjadi setelah siswa mengonsumsi Makan Bergizi Gratis di SMK Negeri 1 Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, dengan ratusan korban terdampak.

  • 21 Juli 2026124 korban

    SD; MI Ma'arif; SMP Negeri 3 Wates

    Kasus dugaan keracunan massal akibat konsumsi Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kulon Progo yang melibatkan SD, MI Ma'arif, SMP Negeri 3 Wates, dan Ibu Menyusui dengan total 124 korban.

  • 31 Juli 2025497 korban

    SMPN 2 Wates; SMP Muhammadiyah 2 Wates; SD Triharjo; SD Sogan

    SPPG wilayah Bendungan hingga Sogan, Kapanewon Wates

    Sebanyak 497 siswa di Kabupaten Kulon Progo mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari salah satu SPPG. Uji laboratorium menunjukkan makanan terkontaminasi tiga jenis bakteri berbahaya.

  • 17 Juni 202510 korban

    TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kasatriyan

    Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

    Sebanyak 10 anak dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kasatriyan, Kulon Progo, mengalami gejala diare dan muntah setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga basi. Pihak Puskesmas Wates telah mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium.

  • 20 Januari 2025104 korban

    PAUD; TK; SD Negeri 2 Sentolo; 37 sekolah yang terdampak

    SPPG Kecamatan Sentolo / Kapanewon Sentolo

    Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo mencatat 104 orang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), terdiri dari 10 rawat inap dan 94 rawat jalan, yang melibatkan 37 sekolah terdampak di wilayah Sentolo.