Kasus Keracunan MBG di Lombok Timur

Nusa Tenggara Barat

5 kasus125 korbanLihat di peta
  • 24 April 202651 korban

    MI Yadinu Banok; sejumlah sekolah dasar di wilayah Jurit

    Yayasan Bersatu Berjuang Menang NTB di Jurit Baru

    Kasus dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kabupaten Lombok Timur, dengan jumlah korban mencapai 51 orang di Puskesmas Pengadangan yang berasal dari MI Yadinu Banok dan sekolah dasar di Jurit, disuplai oleh dapur MBG Yayasan Bersatu Berjuang Menang NTB di Jurit Baru.

  • 26 Januari 2026

    SPPG Kecamatan Pringgabaya

    Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyelidiki laporan makanan basi dan susu kedaluwarsa yang didistribusikan oleh SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Pringgabaya.

  • 17 Oktober 202523 korban

    SMP Islam Terpadu Lukman Hakim Pohgading

    Sejumlah siswa dan guru di Kabupaten Lombok Timur mengalami mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi menu nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyebabkan 23 siswa dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

  • 13 Oktober 202551 korban

    MA Ma'arif Pondok Pesantren Baitul Rahman

    SPPG Yayasan Darul Ulum Sibawaeh Bagek Papan I

    Sebanyak 51 santri dan guru di MA Ma'arif Pondok Pesantren Baitul Rahman, Lombok Timur, mengalami sakit perut dan diare yang diduga akibat program Makan Bergizi Gratis dari SPPG Yayasan Darul Ulum Sibawaeh Bagek Papan I, meskipun pihak SPPG membantah adanya keracunan.

  • 19 Agustus 2025

    SMK Karya Adi Husada

    Dapur Sehat Kecamatan Selong

    Sejumlah siswa SMK Karya Adi Husada di Kabupaten Lombok Timur diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan belasan di antaranya dilarikan ke Puskesmas Selong.